Monday, January 23, 2012

Pernikahan?

Bertemu keluarga besar di perayaan hari Imlek (Chinese New Year) :) it's a must. Bukan.. Bukan hanya karena mencari amplop berisi uang, tapi karena inilah ajang kami untuk bertemu... setelah mungkin selama satu tahun kami tidak saling bersua, mungkin hanya berhubungan via sms, email, atau telepon. :)

Keluarga saya terdiri dari berbagai macam agama, suku, dan bangsa... Saat Lebaran, saya juga ikut merayakan bersama saudara-saudara saya yang kebetulan beragama Muslim. Saat perayaan Natal, tentu saja saya pun ikut merayakan bersama keluarga saya yang beriman secara Nasrani, dan Katolik. :) Begitupun hari ini, saya merayakan Imlek, dengan saudara-saudara saya.

Tapi hal yang sama terjadi di dalam perayaan yang berbeda-beda...
Setiap kali, saya berkumpul dengan saudara saya, di tiap event yang berbeda...
Mereka selalu menanyakan, kapan saya membawa pria pilihan dan dikenalkan pada keluarga?

Terus menerus pertanyaan itu diulang, sampai seringkali saya bingung mau jawab apa.

Saudara saya bilang, "Usia 21-25 tahun bagi perempuan, adalah saatnya untuk menemukan jodoh. 26 tahun ke atas, akan sangat sulit bagi perempuan/wanita untuk menemukan seseorang yang tepat.."

Saya terakhir kali pacaran 2 tahun yang lalu. Dengan seorang pria yang mungkin kurang tepat. Masih mungkin. Dengan sedikit perbaikan mungkin hubungan kami akan menjadi tepat. Bukan trauma, bukan.. Tapi, saya cukup lelah bermain-main.. :)

Saya bosan, bosan dan lelah dengan hubungan yang putus nyambung.. sehingga saya ingin menemukan Mr. RightMan, seperti yang orang katakan... Entah kapan, tapi saya berani pastikan dia akan datang di waktu yang tepat.

Saya bukan orang yang bisa dengan sembarangan mengenalkan seorang pria ke keluarga besar, padahal saya sendiri belum siap dengan hati saya. Takutkah saya melewati usia 25 tahun, dengan kesendirian? Mungkin iya, tapi saya tahu setiap orang punya caranya sendiri untuk menemukan pasangan hidupnya.

Seseorang pernah bilang sama saya, "Jangan pernah kamu memutuskan untuk menikah, karena tuntutan keluarga, karena tuntutan usia, karena tuntutan dari orang lain. Menikahlah ketika menurut kamu itu waktu yang tepat, dan hati kalian sudah siap untuk pernikahan. Karena ketika kamu menikah didasari oleh tuntutan, dan satu hari pernikahan kamu hancur, kalianlah yang akan dirugikan..."

Kawan saya seorang perempuan, menikmati kesendiriannya cukup lama, hingga baru ketika di usia 32 tahun, dia dipertemukan dengan pasangan hidupnya yang tepat, dan kini sedang menyiapkan pernikahannya. Maka, saya percaya Tuhan punya cara dan rancanganNya sendiri.
Sangat tak terselami. :)

Anda belum menemukan pasangan yang tepat? Usia Anda sudah cukup, bahkan terlalu cukup untuk menikah? Jangan takut, seseorang sudah disiapkan untuk Anda, hanya saja waktunya belum tepat. wait and see, God will lead your way. :D

Sunday, January 1, 2012

Resolusi Tahun baru

Tahun baruuuu! Kalau ditanya tahun baru ngapain? ada acara sama siapa?
Yup! Saya akan menjawab, saya tertidur di rumah, karena minum obat sakit kepala.... setelah sakit kepala itu menyerang di detik-detik menjelang tahun baru...

Momen yang kata orang sebegitu berharga dan penting, entah mengapa saya tega melewatkannya dalam impian... Karena saya pikir hari akan berlalu, setiap hari, setiap jam dan detik kita akan berlalu... lantas apa bedanya melewati tanggal 31 Desember menuju ke tanggal 1 Januari, dengan tanggal 30 desember menuju ke 31 Desember? Semuanya melewati jam yang sama, dengan takaran waktu yang sama....

Mungkin kita akan berpikir, yah bedalahhh, kita sudah melewati 1 tahun berarti. Kalau dari 30 ke 31 melewati 1 hari... Tapi yah lagi-lagi saya bilang, tapi gak ada bedanya, kita sama aja melewati dan kemudian menghadapi hari baru setiap harinya...

Dengan cara berpikir seperti saya, yang mungkin sedikit cuek dengan perayaan tahun baru, bagi saya setiap hari memiliki resolusi baru. Setiap hari, saya ingin hidup seperti tahun baru. Dengan hidup yang terus diperbaharui, dan terus berkarya. Bukan, bukan hanya pada momen tahun baru, kita semua sibuk mencari resolusi baru.. tapi jadikan langkah kita di setiap hari yang baru juga menuju kepada sebuah resolusi dan kemudian berevolusi menjadi lebih baik setiap harinya.

Baiklah, melihat kita semua masih merasakan euforia tahun baru yang kemudian menjadi epidemi *naon sih?*, hari ini resolusi saya untuk 1 semester ke depan... pastinya ingin menjadi sarjana. sarjana ekonomi. :) saya ingin segera menyelesaikan perkuliahan yang cukup menguras keringat ini. Kalau ditanya, setelah lulus mau ngapain emangnya?

Terlalu banyak impian itu akan menghambatkah atau memperluas jalan pikiran saya? setelah lulus mau ngapain? semuanya ada dalam proses, dan saya sendiri belum tahu berproses ke mana.

Yang jelas, hiduplah seolah-olah hari ini adalah hari terakhir, maka segala hal yang kita lakukan pasti akan maksimal. terus bermimpi setiap hari, dan berproseslah dalam mencapai impianmu. :) be a better person!


As usual, I just wanna say
HAPPY NEW YEAR! :)