Tuesday, July 12, 2011

Pondasiii...

Dalam tahun ini, dua saudara saya sudah menikah. Satu orang lagi dalam proses perancangan pernikahan, bahkan teman-teman SMP maupun SMA saya sudah cukup banyak yang menikah.

Sementara saya masih di sini.
Menanti orang yang tepat yang akan mendampingi hari-hari saya.
Karena menurut saya membentuk sebuah pernikahan, seperti membangun rumah.

Pada awalnya kita harus membuat pondasi yang kuat,
dan itu dimulai dari awal perkenalan kita, sampai ke tahap pendekatan kita, dan pengenalan kita satu sama lain.

Bukan hanya mengenal, tapi kita berdua sudah sama-sama mempunyai visi dan misi yang sama, sehingga walaupun kita berbeda karakter, berbeda dalam mengambil keputusan, berbeda dalam mengambil tindakan, tapi kita memiliki visi dan misi yang sama, kita punya goal yang sama yang ingin dicapai. :)
Sehingga, di dalam perbedaan, sebenarnya terdapat kesamaan...

Jadilah, proses pembentukan pondasi.. Seringkali dalam membentuk sebuah pondasi, terjadi kles antar tukang bangunan, dan begitu juga dengan hubungan seseorang..
Dalam membuat pondasi, seringkali terjadi keributan, tapi semuanya juga diselingi dengan canda juga tawa. Sehingga, pondasi itu mengandung banyak air mata, tapi juga banyak senyuman. Maka, ketika kita berdiri di atasnya, ada banyak kenangan di dalamnya...

Membangun sebuah rumah, bukanlah hal yang mudah. Kita harus menyiapkan dana, juga waktu, dan tenaga untuk mengusahakan pembangunan rumah tersebut.
Demikian juga dalam membangun sebuah hubungan,

menghilangkan keegoisan diri sendiri untuk belajar meluangkan waktu dan berbagi dengan orang lain.
mengusahakan agak bisa tetap saling mengerti kesibukan satu sama lain, merupakan sebuah permainan hati yang tetap harus dibentuk...
mengeluarkan paling tidak satu atau dua rupiah untuk membelikan sesuatu di hari berharga untuk hubungan kita..

nah, setelah saya berpikir seperti ini, saya semakin yakin, dan percaya.. kalau hari ini, saya belum bertemu dengan seseorang yang bisa saya ajak dalam mebangun pondasi, mengapa harus saya memaksakan untuk mendapatkannya?

karena sebuah rumah yang baik, haruslah memiliki pondasi yang kuat.. dan bukan pondasi yang asal-asalan. Maka, saya yakin segala sesuatunya akan terpenuhi di waktu yang tepat, dengan orang yang juga tepat...

No Title

Beberapa hari yang lalu, saya mengalami hari yang cukup berat..
berat, tapi mungkin saking beratnya, saya gak bisa mengucurkan air mata,
saya hanya diam, sesenggukan, dengan nyeri di dada.. tapi gak ada setetes pun air mata yang keluar.

pernah satu kali, saya bilang sama temen saya..
"Sekalinya lo salah jalan, sekalinya kehidupan lo gak beres... seumur hidup yang rusak adalah lo. Yang bakal susah yah lo. Orang tua lo paling cuma nangis, dan sedih, bilang kenapa anak mereka jadi kaya gitu.. tapi yang ngejalanin kehidupan yang susah, dan buruk sekalinya lo salah jalan yah LO."

tapi kata-kata itu akhirnya berbalik lagi sama saya...
kalo hari ini, saya ngalamin sesuatu yang menurut saya berat, dan susah. terus saya LABIL, ngaco, salah milih jalan, terus ngerusak kehidupan saya. yah, bakal saya yang menderita seumur hidup saya. :)

maka dari itu, saya belajar untuk memilih jalan yang benar, walaupun kadang jalan yang benar sulit untuk ditempuh, penuh lika liku laki-laki *emangnya apaan?* tapi, percayalah jangan karena sesuatu hal yang buruk, yang membuat kita trauma, yang membuat kita stress HARI INI, merusak hidup kita di MASA DEPAN.

:)

Hiy seremmm

Pernah gak sih lo ngerasa disalah pahamin sama orang?
Ngajak makan siang, karena sekalian mau beli jus itu kan biasa aja.

Ini malah disangka punya maksud yang gak-gak.
yang paling gak banget adalah dia jadi ngajak lo nonton bioskop, gak nyambung ih.
dasar lelaki ababil...

permasalahannya adalah dia seorang ayah dari 2 orang anak, yang usia anaknya aja udah di atas saya...
astagahhh...

pak, inget anak istri di rumah... ampun deh si bapak...

yang jelas saya gak ngerasa aman lagi di kampus.
enggak.. enggak bangetttt... :((

saya jadi parno, takut kalo ketemu dia.. :(
kelakuan yang cuma setitik, bisa bikin kesan sama orang
dan mungkin kesannya buruk seperti yang saya alamin sekarang...

hiyyyy, seremmm.. :((